Langsung ke konten utama

Panduan Buat Kalian yang Masih ragu Nonton Game of Thrones Ataupun yang Sudah Nonton Memutuskan Tidak Melanjutkan




Sumber Gambar : deadline.com


          Akhir Mei 2019, Serial Televisi Game of Thrones telah berakhir dengan episode The Iron Throne menjadi episode terakhir. Berakhirnya episode tersebut menggenapkan delapan tahun usia Game of Thrones yang tayang pertama kali pada 17 April 2011. Adapun pada penayangan di Season 8 pada bulan April dan Mei ini, banyak kalangan dapat dikatakan hype oleh serba serbi Game of Thrones mulai membicarakan alur cerita,  protes terhadap penulis serial hingga masuknya Starbucks dalam scene di salah satu episode di season 8.
Akan tetapi, tidak semua orang ikut dalam hingar bingar Game of Thrones karena banyak yang tidak mengikutinya. Contohnya, coba perhatikan teman kalian ketika kumpul membicarakan Game of Thrones biasanya mereka diam atau keluar dari kumpul tersebut.
 Ada banyak sebab mengapa masih ada orang yang tidak mengikuti Game of Thrones. Salah satunya tulisan dari Akhmad Muawal Hasan yang berjudul Ya, Ada Lho Orang Yang Tidak Menonton Game of Thrones.  Tulisan ini menjelaskan tidak semua orang menonton Game of Thrones disebabkan durasi per episode yang cukup panjang dan menampilkan adegan kekerasan.
Tulisan ini berusaha membantu orang-orang yang tidak mengikuti Game of Thrones dan ingin menontonya. Penulis berusaha memberi panduan untuk lebih memudahkan dalam menonton Game of Thrones.  

Keresahan Pribadi Untuk Menonton Game of Thrones
Keresahan pribadi muncul ketika Game of Thrones menjadi serial televisi yang populer. Sebelumnya, penulis tidak suka series ini. Pernah mencoba dengan memaksa diri menonton Game of Thrones tetapi hanya mampu menonton sampai season dua saja. Pada akhirnya, penulis menonton Game of Thrones seluruhnya. Nah, kenapa akhirnya menonton?
Keresahan ini bermula dari penulis yang suka menonton night show terutama Tonight Show Starring Jimmy Fallon dan Jimmy Kimmel. Situasi berubah karena akhir-akhir ini, mereka lebih banyak membicarakan Game of Thrones seperti mengundang bintang tamu dari Game of Thrones dan yang paling parah Jimmy Fallon dan Jimmy kimmel mulai membuat Jokes terkait Game of Thrones. Membuat  jokes terkait mengenai Game of Thrones merupakan suatu hal yang tidak bisa ditolerir karena buat yang belum nonton Game of Thrones, jokes mereka jadi gak relate.
Kondisi ini semakin lama diperparah dengan naiknya hype Game of Thrones menyebar sampai ke lingkaran kita. Kumpul sama teman, mereka ngobrolin seputar Game of Thrones. Buka Bersama, Mereka menonton Game of Thrones. Klimaksnya, muncul istilah-istilah Game of Thrones yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, Presiden Jokowi  dalam suatu forum menggunakan istilah Winter Is Coming. Contoh lain, kemunculan komentar di posting di internet seperti berikut.


         Komentar di atas  penulis ambil dari konten Youtube Rocky Padila yang berjudul Time Out #262 : NBA Finals Preview antara Raptors Melawan Warriors! Konteks komentar di atas menunjukan asosiasi Tim Basket Toronto Raptors yang berasal dari Kanada sebagai The North Army dan Tim Basket Golden State Warriors yang berasal dari California sebagai The King Landing (bisa diasosiakan sebagai pemilik tahta NBA).

Bagaimana caranya untuk bisa menonton Game of Thrones sampai habis?

Ada beberapa panduan agar bisa menonton Game of Thrones menjadi lebih memahami alur cerita dan pada akhirnya menonton sampai selesai. Pertama, kita harus membiasakan diri sama adegan-adegan diluar batas wajar. Di serial televisi ini, kita disuguhkan dengan adegan pemenggalan kepala, menghunuskan pedang ke jantung atau bahkan teriakan orang yang dijadikan umpan anjing. Kita juga harus membiasakan diri dengan adegan seksual yang bahkan di season satu atau season dua sering muncul.
Penulis memaklumi ada sebagian orang yang memang tidak bisa melihat adegan diluar batas wajar tersebut sehingga memutuskan untuk tidak melanjutkan episode-episode Game of Thrones selanjutnya. Penulis sendiri awalnya bermasalah dengan adegan tersebut. Tapi, setelah penulis menonton episode-episode selanjutnya, justru detail adegan tersebut berfungsi untuk memperkuat pemaknaan cerita dan menegaskan masing-masing karakter yang ada. Mungkin, solusi yang bisa ditawarkan berupa mempercepat adegan ini sehingga tidak menonton adagan kekerasan dan seksual tersebut. Jadi, kita bisa mencari video player yang mudah di adjust.
Kedua, untuk beberapa orang seperti penulis akan sangat kesulitan dengan jalan cerita Game of Throne karena banyak plot cerita yang berjalan bersamaan.  Pada dasarnya, plot-plot cerita ini akan sulit untuk dimengerti apabila kita mengetahui informasi dasar seperti nama karakter, nama klan, hingga nama lokasi peperangan. Mengetahui informasi dasar ini menjadi penting karena Gama of Thrones merupakan serial televisi yang sangat kompleks. Banyak istilah yang harus kita tahu semisal House of Stark, House of Lannister, House Targaryen, Night Watchs, Kings Landing, Winterfell dll. Solusi yang ditawarkan berupa kalian harus membaca panduan Game of Thrones atau membaca penjelasan per episode setelah menonton di Google atau di viewers guide HBO. Penulis yakin, semisal kalian sudah mengetahui informasi dasar ini, jalan ceritanya dari Game of Thrones akan sangat seru untuk diikuti.

Beberapa opini mengenai Game of Thrones
Bila kalian menonton Game of Thrones, kalian akan disuguhi oleh sinematografi yang luar biasa. Contohnya, kalian akan melihat editing naga yang sangat nyata (gak kayak naga di Indosiar), setting tempat yang sangat indah hingga pakaian per karakter yang sangat detail. Kalian bisa menonton proses pembuatan series ini di episode Last Watch. Dari episode itu, penulis baru mengetahui bahwa film ini diambil di Irlandia, Islandia, Spanyol dan Kroasia. Setting Winterfell dan  Night Watch dibuat langsung di Irlandia. Setting pegunungan bersalju seperti di luar the Wall diambil di Islandia. Benteng di Kingslanding yang dijadikan tempat perundingan di Season 8 diambil di Spanyol. Bagian ini penulis nilai sebagai hal yang paling keren dari proses produksi Game of Thrones. Setting Kingslanding diadaptasi di daerah kota kuno Kroasia. Oleh tim Game of Thrones, mereka membangun replika kota itu di Irlandia atau tempat shooting Game of Thrones dan dibuat sangat mirip dengan kota tersebut.


Scene Kings Landing

         Selain sinematografi, Game of Thrones menawarkan cerita yang seru. Inti cerita dari Game of Thrones adalah persaingan untuk menjadi raja atau ratu di Seven Kingdoms. Kalian akan disuguhkan proses penaklukan melalui peperangan satu kerajaan dengan kerajaan lain. Hal yang paling seru ada di intrik politik, strategi perang dan karakter yang kuat. Kalian akan menemui ratu yang penuh dendam saling melancarkan strategi untuk membalaskan dendam tersebut.  Kalian juga akan menemui ratu yang menaklukan kerajaan lain untuk membebaskan para budak dan membentuk tatanan kerajaan yang baru. Hal yang paling seru itu pada proses perebutannya. Ibarat series lain bagaimana serunya dinamika Ted Mosby dalam How I Met Your Mother untuk bertemu calon istrinya, serunya Game of Thrones terdapat dalam  dinamika kerajaan seperti Winterfell, Tyrell, Daenerys Targaryan dan lainnya dalam merebut kekuasaan dari Lannister.

Cersei Lannister duduk di Iron Throne
Sumber : Washington Post

         Pada akhirnya, tidak ada karya yang sepenuhnya sempurna. Kritik keras penulis untuk series ini ada di season 8. Penulis sebagai yang awam pun sadar episode terakhir di Season tersebut terlihat tergesa-gesa dibuat dan terasa ada pengembangan karakter yang lompat. Sebagai penikmat series, lebih baik menunggu lebih lama untuk di release. Tetapi, overall Game of Thrones bisa disebut sebagai salah satu series terbaik yang pernah ada.


Penutup
       Semoga tulisan ini bisa bermamfaat bagi kalian yang mau menonton Game of Thrones. Semogra yang masih ragu atau  yang sudah menonton tapi berhenti ditengah jalan dapat mempertimbangkan kembali untuk menonton serial televisi ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Lagu The Beatles di luar arus utama, Part 1

                    Baru memulai mendengarkan the Beatles? Hal tersebut merupakan suatu hal yang wajar karena grup band ini berdiri pada tahun 1960 dan bubar di tahun 1970. Dapat dikatakan, grup band ini lebih familiar pada generasi baby boomers dibandingkan generasi x, generasi y dan generasi z. Akan tetapi, bagi penikmat musik dimanapun berada, The Beatles merupakan grup band yang perlu didengar karena salah satunya sangat populer di masa-masa puncak penampilannya di sekitar tahun 60-an dan 70-an. Terlebih, grup band ini memiliki lagu-lagu dengan musik yang mudah didengarkan dan memiliki makna yang mendalam.             Kemudahan teknologi berdampak pada kemudahan akses mendengarkan musik. Kita memiliki pilihan untuk mendengarkan The Beatles setidaknya melalui Youtube dan Spotify. Melalui Youtube, tersedia channel Youtube The Beatles yang berisi musik video dari album-alb...

Fenomena Subsidi oleh Perusahaan Teknologi di AS dan Indonesia

Perusahaan Teknologi di Indonesia dengan Status Unicorn Bagi penduduk Indonesia yang tinggal di kota-kota besar seperti di Jabodetabek, aktivitas kesehariannya tidak dapat dilepaskan dari perusahaan teknologi. Perusahaan tersebut menawarkan jasa yang memudahkan kehidupan sehari-hari mulai dari jasa transportasi, jual beli barang, membeli makanan,   membeli tiket, metode pembayaran hingga jasa pijat. Perusahaan teknologi tersebut sebagian besar terdiri dari perusahaan start up atau perusahaan yang beru dirintis dengan penggunaan teknologi, web, dan internet seperti GOJEK, Grab, Bukalapak, Shopee hingga Kumparan. Sebagian dari perusahaan tersebut menyandang predikan unicorn atau perusahaan yang memiliki nilai lebih dari satu miliar Dollars Amerika Serikat. Terlepas dari peran dan status modal perusahaan teknologi, ada satu perilaku ekonomi mereka yang mungkin membuat kita sebagai konsumennya bertanya-tanya mengenai perusahaan tersebut beroperasi. Perilaku ekonomi berupa seb...